7 Kesalahan dan Contoh Cover Letter yang Harus Dihindari

5 Contoh Cover Letter yang Baik dan Menarik agar Lolos HRD!

Ada banyak kesalahan dalam penulisan surat lamaran pekerjaan yang menjadi alasan seseorang gagal dipanggil. Hal ini dikarenakan banyak orang yang hanya menulis contoh cover letter tanpa tahu apa yang seharusnya ditulis atau tidak di dalam surat tersebut.

Untuk menghindari kesalahan yang terus berulang, simak beberapa kesalahan yang sering dilakukan dan contoh surat lamaran pekerjaan yang harus Anda tahu berikut!

  1. Lupa Menuliskan Beberapa Aspek Penting

Biasanya banyak orang tinggal comot contoh cover letter di internet tanpa teliti atau ditulis ulang. Sehingga membuat beberapa detail kecil namun menjadi aspek yang sangat penting lupa dituliskan.

Aspek penting tersebut berupa tanggal pembuatan surat atau bahkan lupa mengganti tanggal surat dari internet. Kemudian lupa mengganti informasi pribadi, hingga pengalaman kerja.

  1. Tidak Yakin dalam Menerangkan Kemampuan

Dalam menuliskan kemampuan di cover letter ini harus dengan kalimat-kalimat yang lugas dan meyakinkan. Jangan malah terkesan ragu-ragu yang pastinya akan membuat perusahaan juga ragu-ragu untuk menerima Anda.

  1. Kerapian Tulisan yang Tidak Menarik

Kerapian juga menjadi salah satu hal yang harus Anda perhatikan saat mengirimkan lamaran pekerjaan. Kerapian penulisan tersebut bisa dalam bentuk adanya typo, bentuk paragraf, ukuran font, hingga jenis font yang digunakan.

Sebisa mungkin sebelum mengirimkan lamaran pekerjaan, Anda harus benar-benar teliti untuk memeriksa kerapian tulisan tersebut.

  1. Jangan Terlihat Terlalu Berharap

Sangat penting untuk memperhatikan bahasa yang digunakan di dalam menyampaikan lamaran pekerjaan. Terutama pada bagian yang menjelaskan tentang harapannya diterima di posisi yang diinginkan.

Alih-alih memohon agar dipilih dan terlihat sangat membutuhkan pekerjaan tersebut, akan lebih baik jika mengatakan bahwa Anda adalah orang yang tepat untuk posisi yang ditawarkan.

  1. Meminta untuk Membaca di CV

Pihak perekrut di suatu perusahaan akan menerima ribuan pelamar kerja. Bagi mereka tentunya tidak cukup waktu untuk melihat CV yang disertakan oleh setiap pelamar kerja. Itulah salah satu fungsi dari cover letter yang memuat beberapa informasi yang penting.

Jika seorang pelamar kerja tidak menyertakan informasi tersebut di surat lamaran pekerjaan, pihak perusahaan tentu akan langsung mengeliminasinya. Karena itulah mengapa meminta pihak perekrut untuk membaca CV adalah kesalahan yang fatal.

Berikut contoh cover letter yang salah, “Seperti yang Anda baca di dalam CV, saya yakin bisa menjadi marketing yang handal”.

  1. Membuat Satu Surat Lamaran untuk Semua Lowongan Pekerjaan

Meski surat lamaran memiliki struktur dan beberapa isi yang sama, namun tidak seharusnya satu surat digunakan untuk jenis lowongan pekerjaan yang berbeda. Hal ini bisa menjadi salah satu kesalahan fatal yang seharusnya Anda hindari.

Karena surat lamaran tidak bisa template untuk perusahaan dengan bidang pekerjaan yang berbeda-beda. Terutama dalam menjelaskan bagaimana penulisan kemampuan dan kelebihan Anda. Semakin spesifik penjelasan terkait dengan kemampuan Anda, maka Anda akan mendapatkan prioritas lebih baik.

  1. Menuliskan Informasi yang Tidak Sesuai

Kesalahan selanjutnya yang menyebabkan Anda gagal dalam melamar pekerjaan adalah memberikan informasi yang tidak sesuai dengan posisi yang dilamar. Misalnya Anda menceritakan kemampuan Anda mampu menulis dengan baik, namun posisi yang dilamar merupakan tenaga teknis produksi.

Semua informasi yang Anda berikan di dalam cover letter harus relevan dan saling berkaitan satu dengan yang lainnya. Karena informasi-informasi tersebut akan semakin menekankan kemampuan Anda, sehingga bisa memiliki daya tarik yang besar terhadap HRD.

Itulah beberapa kesalahan yang seharusnya Anda hindari dalam membuat surat lamaran pekerjaan. Pahami setiap contoh cover letter yang baik dan benar, sehingga Anda tidak hanya berfokus pada struktur tulisan saja, tapi juga tujuan dari surat tersebut.